Keluarga Kerajaan

Willem-Alexander diangkat menjadi Raja Belanda pada 2013. Raja merupakan kepala negara dan, bersama para menteri, Raja menjadi bagian dari pemerintahan.

Kedudukan dan peran Raja

Raja bersama para menteri membentuk pemerintahan. Namun yang bertanggung jawab kepada Parlemen atas apa yang dikerjakan oleh pemerintah adalah para menteri dan bukan Raja. Ini tercantum di dalam Konstitusi. Semua keputusan berada di tangan para menteri yang membentuk kabinet.

Sejarah

Kerajaan Belanda yang kita kenal saat ini, didirikan pada 1815, ketika Willem Frederik menjadi Raja Willem I. Ia adalah putera stadhouder atau gubernur terakhir Republik Tujuh Propinsi Bersatu, Willem V.

Hubungan antara Wangsa Oranye-Nassau dan Belanda sudah ada sejak stadhouder Willem van Oranje. Willem, yang dikenal sebagai Bapak Bangsa, menjadi stadhouder antara 1559 dan 1584.

Warna nasional Belanda yang tidak resmi – oranye – diilhami langsung oleh nama Oranye-Nassau.

Nama Oranye-Nassau

Nama Oranye-Nassau mengacu pada sebuah daerah yang bernama Nassau dan kerajaan Oranye. Kerajaan Oranye-Nassau berasal dari 1544, ketika Willem, Pangeran Nassau, mewariskan Kepangeranan Oranye dari sepupunya yang bernama René de Chalon.

Semboyan

Semboyan Belanda, Je Maintiendrai ('aku akan mempertahankan’), diambil dari lambang Wangsa Oranye-Nassau.